dibalik kisah ‘A Little Star On Earth’

A Little Star On Earth

seuntai kalimat yang sebuah bintang kecil di dunia.

agak asal untuk memilih nama buat blog ini. bingung juga mau dikasih nama apa namun saya tiba-tiba teringat akan sebuah film berjudul ‘A Little Star On Earth’. sebuah film yang sangat amat menabjubkan! INCREDIBLE!!

sejujurnya film ini adalah sebuah film yang berasal dari India. judul asli film ini adalah Taare Zameen Par. tapi jangan salah sangka dulu, film ini ngga seperti film India lainnya.

masih bertemakan tentang cinta, cinta tentang murid dan gurunya. tentang anak dan orang tuannya. tentang cinta kepada diri sendiri. mencintai kelebihan dan kekurangan kita sendiri.

awal dari cerita ‘A Little Star On Earth’ ini adalah tentang seorang anak yang ‘nakal’ yang bernama Ishaan. ada saja hal yang dilakukan Ishaan sehingga dia disebut anak yang nakal. akan tetapi hal ini dilakukan karena Ishaan memiliki rasa ingin tahu yang amat besar. nilai-nilai sekolahnya pun banyak yang tidak memuaskan. hobi Ishaan adalah melukis. sepanjang tembok kamarnya penuh dengan aneka warna-warni dan gambar. itulah kelebihannya. itulah bakatnya

akan tetapi, seperti kebanyakan orang tua lainnya melukis bukanlah kebanggaan. nilai-nilai sekolah lah yang TERPENTING.

karena tingkahnya yang banyak membuat ulah Ishaan pun dikirim oleh ayahnya ke sekolah asrama putra. hal ini membuat hati Ishaan sakit. dia merasa tak ada yang sayang padanya. ayahnya tega ‘membuangnya’. Ishaan terpuruk. ia menjadi anak yang pendiam. dan ia pun tidak melakukan hobinya lagi. melukis.

suatu hari terdapat guru seni yang baru yang bernama Ram Shankar Nikumbh yang diperankan oleh Aamir Khan *yang suka nonton film India pasti tau*. cara mengajar guru baru ini sangat disenangi oleh murid-murid. mereka bermain sambil belajar. akan tetapi itu semua tidak menyebabkan Ishaan menjadi kembali ceria.

kemurungannya, ketakutannya membuat Nikumbh bingung. ada apa dengan Ishaan. suatu hari dia bertanya pada teman sebangku Ishaan, Rajan memberi tahu bahwa Ishaan ingin pulang. nilai-nilainya jelek. Ishaan tidak bisa membaca dan menulis. Nikumbh pun mencari tau, dan ia menemukan bahwa Ishaan menderita DISLEKSIA. disleksia adalah keterbatasan akibat kesulitan seseorang dalam membaca dan menulis. keterbatasan ini lah yang selalu membuat Ishaan kesulitan dalam belajar.

Nikumbh yang prihatin pun mendatangi kedua orang tua Ishaan. dan ia menemukan bakat melukis Ishaan. Nikumbh terkejut dan ia pun marah. ia bertanya kenapa orang tuanya mengirimkannya ke sekolah berasrama? ia mengatakan Ishaan bukan bodoh tapi Ishaan merupakan seorang disleksia seperti dirinya. Ram Shankar Nikumbh.

setelah mengetahui semua hal tersebut, Nikumbh pun mendekatkan diri kepada Ishaan dan mengajarkan bagaimana menulis, membaca, berhitung untuk penderita disleksia. sikap Nikumbh inilah yang membuat Ishaan kembali ceria. kembali melukis. kembali pada bakatnya. nilai-nilai Ishaan pun meningkat.

 

cerita yang menabjubkan. cerita yang dramatis. mengharu biru. ngga berhenti meneteskan air mata. kesedihan Ishaan. cinta Nikumbh untuk mengembalikan senyum Ishaan. rasa bersalah sang ayah pada Ishaan. semuannya menjadikan film ini banjir air mata.

film ini mengajarkan bahwa tiap anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. dan Ishaan adalah salah satu anak yang memiliki kelebihannya sendiri. Ishaan adalah salah satu bintang yang ada di bumi.

 

cerita inilah yang menginspirasi saya untuk memberi nama pada blog ini. mungkin saya masih kurang baik dalam menyampaikan sinopsis film ini. karena cukup panjang apabila diceritakan disini. durasi film ini 3 jam loh! dan saran dari saya kalo mau nonton film ini sediakan tisu atau kain dan jangan lupa embernya juga. nangisnya ngga bisa berhenti :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s