Resensi buku : Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

salah satu maha karya Tere-Liye. salah satu buku yang menggunggah. salah satu cerita yang dirangkai dengan indah. salah satu buku yang sungguh MENGGESANKAN!

 

buku ini bercerita tentang perjalanan hidup seorang makhluk ciptaan Tuhan yang MAHA SEGALANYA. berisi tentang arti dari segala pertanyaan-pertanyaan yang selalu muncul dibenak makhluk ciptaan-Nya.

 

tokoh utama cerita ini bernama Rehan, atau kita sebut saja dia Ray. hidup Ray penuh lika liku. sangat lika liku. tragis.

diawali dengan cerita bahwa Ray adalah seorang pasien yang sakit tak sadarkan diri selama 6 bulan di rumah sakit. kemudian tiba-tiba ia ‘terbangun’ dan bertemu seseorang yang memiliki wajah yang menyenangkan. orang yang memiliki wajah menyenangkan ini kemudian membawa Ray berkelana. kembali ke masa lalunya.

Ray kembali ke masa-masa dimana ia menjadi anak jalanan di terminal, di kotanya. yang sebelumnya ia tinggal selama 16 tahun di panti asuhan yang amat dibencinya. lepas dari kehidupan di terminal Ray kemudian mengecap indahnya tinggal di Ibu Kota. bertemu dengan orang-orang yang dianggap saudara oleh Ray. sesuatu yang belum pernah ia dapat. di rumah singgah, disanalah ia merasakan hal itu. namun hal itu hanya bertahan 4 tahun dan ia kembali melalangbuana dan hinggap di bantaran pinggir kali. disana Ray bertemu dengan Plee dan hidupnya pun bergejolak kembali. menemukan hal baru lagi. namun sayang hal itu tak bertahan lama dan ia pun kehilangan lagi.

dilanjutkan dengan cerita Ray kembali ke kampung halamannya dan menjadi mandor salah satu pembangunan gedung. dan tak lupa disana Ray jatuh cinta untuk pertama dan terakhirnya. kembali ia merasakan pedih itu. sakit itu.

cerita tak berakhir disitu. ditinggal seorang istri yang amat dicintainya membuat ia kembali ke Ibu Kota. dan setelah proses yang panjang dan saya enggan sebutkan disini. Ray menjadi seorang pengusaha yang kaya raya. dan ia bercita-cita mendirikan gedung tertinggi untuk istrinya. mendiang istrinya. pelampiasan kehilangannya menjadikan Ray seseorang yang keras hati. keras seperti baja. terlalu ngoyo dalam bekerja. dan hal ini tidak membuat Ray lebih bahagia. ini membuat dia kosong. hampa.

 

 

apakah kami memang tidak pernah memiliki kesempatan untuk memilih saat akan dilahirkan?

apakah hidup ini adil?

kenapa takdir menyakitkan itu harus terjadi?

kenapa setelah sejauh ini semuanya tetap terasa kosong, hampa?

kenapa takdir sakit itu mengungkung?

5 pertanyaan besar yang selalu mondar-mandir dalam pikiran Ray. dalam hidupnya. 5 jawaban yang diberikan oleh orang yang memiliki wajah menyenangkan. melihat kembali apa yang tak terlihat oleh Ray secara kasat mata. meneliti kembali bahwa semua ini ada ujungya. dengan baik. tidak seperti bayangan-bayangan yang selalu dibayangkan.

semuanya indah dan itu pada waktunya. semuanya sakit namun berakhir dengan sempurna. semuanya sempurna dan kita hanya perlu mencari jawabannya dengan tawakal dengan keikhlasan🙂

 

*****

salah satu cerita yang hebat! sangat hebat! memberikan kita ruang untuk berpikir. apakah kita sudah bersyukur hari ini? apakah pertanyaan-pertanyaan akan jawaban dalam hidup kita sudah terjawab? susah untuk dibeberkan di blog ini. buku yang sangat menarik. menantang.

 

” yang akan membuatmu mengerti terkadang sesuatu yang sederhana, bisa mengakibatkan sesuatu yang luar biasa besar”

 (Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, Tere-Liye)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s